Alhamdulillah, lagi-lagi saya berkesempatan mengikuti event internasional. kali ini dalam acara Indonesian Arts Festival (IAF) 2013 yang diselenggarakan oleh PPI Singapura pada tanggal 23 Maret 2013 di KBRI Singapura. Kali ini tim SAKA UGM berjumlah 15 orang dengan 12 penari, 1 penggendang, 1 syech, dan 1 official. Disini kita ikut dalam acara Who's Got Talent dan bersaing dengan 3 tim lainnya, dan alhamdulillah SAKA UGM berhasil menjadi juara 1 dan juara favorit! :) *dan SAKA UGM berhak untuk tampil lagi pada acara puncak IAF 2013 di Esplanade, Singapura pada tanggal 16 Juni (sangat berharap bisa ikutan lagi)
 |
| we're the winner |
Selama di Singapura banyak kejadian seru, mulai dari ngegembel di bandara (nginep di Changi Airport), berkelana ke Clarke Quay (dan nari rampoe di tengah keramaian orang dengan persiapan seadanya), main-main ke Orchard, Bugis dan Marina Bay. Oh iya, kami menginap di KBRI Singapura. Tempatnya mirip-mirip lah sama di hostel, sekamar isi 8 orang dan kamar mandi cuma ada 1 untuk kami ber 14 (soalnya walid ada kamar mandi sendiri.hehe). Di KBRI ini juga kami bertemu banyak TKI yang entah sedang apa, yang jelas jumlahnya lumayan banyak.
 |
| suasana kamar |
Dan sekali lagi, saya dapat pengalaman baru, yaitu nyobain naik bus dan taksi di Singapura.hehehe. Tips dari saya kalau ingin naik bus di Singapura adalah siapkan uang pas. kenapa? Karena mereka tidak menyediakan uang kembalian, dan jangan lupa untuk bertanya kepada sopir mengenai tarif untuk sampai ke tempat tujuan kita. Sementara, taksi di Singapura memiliki
range harga yang bervariasi, mulai dari (kalau tidak salah) SGD 2.5-3.8, dan taksi itu menerapkan sistem pajak. Maksudnya, biaya dari perjalanan kita akan dikenai pajak, misalnya (seperti saya) dari Red Hill MRT Station ke KBRI itu biayanya 5.4 SGD, tapi setelah terkena pajak jadi biaya yang harus dibayar 6.3 SGD (kalau tidak salah lagi ya).
 |
| depan Espalanade |
itulah pengalaman lain saya.Yah, walaupun acara ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Festival di India, tapi tetap jadi pengalaman baru yang tak terlupakan, yaitu untuk pertama kalinya masuk ke KBRI. hehe :)
 |
| SAKA di KBRI Singapura |